Aktivitas Kami
Peresmian Bangunan Rumah Belajar
Prestasi di Kejuaraan Kempo antar Pemuda & Mahasiswa
Kejuaraan ini diikuti oleh sekitar 600 kenshi (sebutan untuk para atlit kempo) yang terdiri dari berbagai sekolah menengah atas dan beberapa perguruan tinggi yang ada di wilayah JABODETABEK dan Sukabumi. Pertandingan ini merupakan event kejuaraan tahunan yang diselenggarakan oleh Dojo Persaudaraan Beladiri Kempo Indonesia (PERKEMI) Universitas Nasional Jakarta (UNJ) Jakarta. Kejuaraan ini memperebutkan medali dan piala Bergilir Rektor UNJ-Jakarta.
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 s.d. 21 Juni 2009 bertempat di GOR UNJ-Jakarta. Sesuai dengan motto Kempo, yaitu Demi Tanah Air, Persatuan dan Demi Persaudaraan, maka tujuan dilaksanakannya kegiatan ini, selain sebagai ajang silaturahmi dan uji tanding juga sebagai sarana untuk mengikat persatuan diantara sesama warga negara Indonesia.
Pada Event pertandingan kali ini Pengcab PERKEMI Kota Tangerang mengirimkan 3 Dojo-nya yaitu Dojo Keluarga anaklangit, Dojo Voctech, dan Dojo Stisip Yuppentek. Kempo Dojo keluarga anaklangit mendapatkan prestasi yang cukup memuaskan, yaitu : 1 emas (atas nama ahmad fauzi), 1 perunggu (atas nama Dicky). Hal ini cukup mendapatkan apresiasi dari para pengurus Kempo Kota Tangerang dan seluruh keluarga besar keluarga anaklangit. Kempo yang dibawah koordinasi Divisi Pendidikan dapat menorehkan hasil yang baik dan membawa kebanggaan tersendiri bagi kami, begitu yang di utarakan Mukmin “John” Kusnendar, selaku kepala Divisi Pendidikan di Yayasan Keluarga anaklangit. Semoga hal ini membawa hikmah dan keberkahan bagi kita semua, dan menjadi pemicu bagi para kenshi yang lainnya. Dalam waktu dekat kami juga akan mengikuti kejuaraan Indonesia Open di Bali dan Kejuaraan Antar Kota di Palembang. Semoga semangat dan kebersamaan ini dapat kita raih lagi, tentunya dengan Usaha dan Do’a. Terima kasih Ya Alloh...ALHAMDULILLAH.
Alhamdulillah, tambahan ruang belajar kami hampir selesai
Sebentar lagi kami memiliki ruang belajar yang lebih baik. Bangunan dua lantai yang sebagian besar terbuat dari kayu kelapa dan bambu hampir selesai. Tinggal tangga dan pagar atas saja yang sedang dikerjakan. Bangunan Rumah Belajar ini sebagian besar dananya diberikan oleh PT. Dynaplast melalui program CSR-nya. Program CSR ini dinamai program .
Kami sangat antusias menyambutnya. Ada 5 (lima) ruang belajar di lantai 1 dan lantai 2. Ruang belajar ini akan digunakan untuk ruang kelas, workshop, ruang administrasi dan anaklangit|creativegallery. Terima kasih kepada PT. Dynaplast atas bantuannya, semoga ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memiliki hidup yang lebih bermanfaat.
Menanam Bakau di Sisi Sungai Cisadane
Ada oleh-oleh dari kunjungan kami ke Pulau Untung Jawa. Di pulau tersebut terdapat banyak pembibitan bakau yang dilakukan oleh masyarakat. Dari diskusi yang kami lakukan dengan masyarakat, banyak inspirasi yang kami dapatkan, salah satunya…adalah untuk mencoba membiakan tanaman bakau ini di Sungai Cisadane, terutama di sekitar Rumah Belajar Anaklangit.
Tidak banyak bibit bakau yang kami bawa dari Pulau Untung Jawa, hanya 27 batang saja. Semua bibit bakau tersebut kami tanam di sisi sungai. Alhamdulillah, ternyata setelah beberapa hari bakau-bakau tersebut mulai menunjukkan perkembangannya. Satu, dua daun muda dan hijau mulai merekah. Kami bermimpi, mungkinkah tanaman bakau ini ditanam di sepanjang Sungai Cisadane dan bagaimana dampaknya terhadap sungai dan Kota Tangerang. Sembari tetap mengamati pertumbuhan bakau-bakau kecil itu, kami juga mencari dan belajar mengenai bakau dari berbagai sumber. Alhamdulillah, informasi tersebut banyak tersedia di internet. Banyak hal yang kami dapatkan dari kegiatan menanam bakau ini, pengetahuan baru dan kesadaran tentang perlunya hidup harmonis dengan alam.


